Header Ads

40 Rumah Alami Kerusakan Parah Akibat Kerusuhan Di Jl. Abubakar Lambogo

Aisha News - Sabtu (12/4/2014) malam, kerusuhan antarkelompok di Makasar kembali pecah di dua lokasi berbeda. Perang antar warga yang terjadi di Jalan Abubakar Lambogo dan Jalan Tupai ini telah mengakibatkan puluhan rumah warga sekitar mengalami kerusakan.

Tawuran yang pecah di dua tempat berbeda ini tepat bersamaan pecah. Tawuran pemuda di Jalan Abubakar Lambogo melawan pemuda dari Jalan Jalahong Daeng Mattutu. Kemudian dua kelompok pemuda lainnya yang tidak diketahui asal usul mereka bentrok di Jalan Tupai.

massa saling serang menggunakan panah, batu, dan kembang api di Jalan Jalahong Daeng Mattutu. Alhasil, kurang lebih 40 rumah mengalami kerusakan cukup parah. Kerusuhan ini berlangsung selama sekitar satu jam dan baru mereda setelah anggota kepolisian tiba.

Anggota kepolisian yang tiba lantas membubarkan bentrokan dengan melepaskan tembakan peringatan ke arah udara. Polisi pun segera melakukan penyisiran di lokasi bentrokan yang terjadi dan menangkap seorang pelaku serta menemukan sejumlah anak panah yang berserakan di jalanan.

pemuda yang diduga sebagai pelaku kerusuhan kelompok itu, kemudian diamankan ke markas Polsekta Makassar.

Menurut salah seorang saksi mata yang bernama Ramli, warga yang tinggal di Jalan Abubakar Lambogo, bentrokan terjadi di wilayah tersebut telah lama sering terjadi.

"Dalam sebulan lebih ini kerusuhan antar kelompok di Jalan Abubakar Lambogo sering terjadi. akan tetapi polisi tidak dapat meredam kerusuhan kelompok tersebut. Polisi selalu siaga di Jalan Abubakar Lambogo. Namun kalau polisi siaga tersebut selesai bertugas, kerusuhan antar kelompok selalu kembali pecah. Puluhan rumah warga selalu menjadi korban dari kerusuhan. Kerusakan yang fatal dan hancur akibat kerusuhan kelompok ini," ungkap Ramli.

Sampaisaat ini, puluhan personel anggota kepolisian dari Satuan Brimob Polda Sulselbar telah disiagakan di Jalan Abubakar Lambogo untuk mengantisipasi terjadinya bentrokan susulan. Sejumlah polisi juga sudah melakukan penyisiran mencari dan menemukan para pelaku penyerangan kelompok.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.