Header Ads

49 Orang Tewas Setelah Serangan Terhadap Pesawat Angkut

Aisha News - Sebanyak empat puluh sembilan personel militer Ukraina tewas, pada Jumat (13/6/2014), saat pesawat angkut yang mereka tumpangi ditembak jatuh di daerah Lugansk, kota di timur Ukrania, oleh kelompok bersenjata pro-Rusia.

Data korban tersebut telah disampaikan oleh juru bicara militer Ukraina, Vladislav Seleznov, pada Sabtu (14/6/2014). Sebelumnya kementerian ini telah mengeluarkan pernyataan bahwa pesawat angkutnya dari tipe Ilyushin-76 yang membawa personel dan peralatan dengan tujuan penerbangan Bandara Internasional Lugansk.

Lugansk merupakan kota utama dari salah satu daerah di timur Ukraina yang kerap dilanda gelombang kekerasan separatis pro-Moskwa. Tindakan anti-teroris dengan tindakan keras yang telah dilakukan tentara Ukraina telah menyebabkan setidaknya 270 orang tewas dalam dua bulan terakhir.

Serangan terhadap pesawat pengangkut tersebut terjadi tak lebih dari sepekan setelah pemerintah menggelar serangan ke Bandara Internasional Lugansk untuk menyingkirkan kelompok bersenjata dari bandara itu.

Sementara itu, Amerika Serikat pada hari Jumat (13/6/2014) telah menuduh Rusia mengirimkan tank dan peluncur kepada kelompok bersenjata pro-Moskwa di Ukraina. "Amerika memiliki sebuah informasi bahwa tank yang tak lagi dipakai di Rusia berada di lokasi barat daya Rusia," ungkap wakil juru bicara Departemen Luar Negeri Marie Harf, Jumat. "Kami yakin bahwa tank tersebut berasal dari Rusia."

Sebelumnya, Harf telah mengatakan kepada wartawan bahwa konvoi tiga T-64 tank, beberapa BM-21 Grad, atau beberapa peluncur roket dan kendaraan militer lainnya telah menyeberang dari Rusia ke Ukraina.
Diberdayakan oleh Blogger.