Header Ads

5 Makanan Penyebab Penurunan Fungsi Otak

Aisha News - Kita mengenal bahwa bahan makanan dan herbal seperti, Teh hijau, bluberi, dan biji-bijian adalah makanan yang dikenal dan telah terbukti dapat meningkatkan kemampuan dan perkembangan otak. Akan tetapi sebuah studi telah menunjukkan bahwa ternyata selain makanan tersebut, terdapat juga beberapa bahan makanan yang dapat menurunkan kemampuan dan perkembangan otak.

Hasil penelitian telah menunjukkan, bahwa beberapa makanan yang memiliki potensi besar dapat menurunkan kinerja otak. Berikut daftar makanan yang dapat menurunkan kemampuan otak :

1. Omelet putih telur
Putih telur kita ketahui sangat kaya akan protein, akan tetapi jika kita tidak memakan kuning telurnya maka akan menghilangkan nutrisi yang sangat penting, nutrisi tersebut adalah kolin. Orang dewasa yang makan lebih banyak kolin dalam diet mereka memiliki kemampuan verbal dan visual yang lebih baik dalam tes ingatan yang dilakukan dibandingkan dengan mereka yang kurang mengonsumsinya. Penelitian tersebut telah dilakukan oleh American Journal of Clinical Nutrition.

2. Agave
Agave adalah bahan makanan berupa pemanis yang memiliki kadar fruktosa yang sangat tinggi. Inilah penyebab mengapa agave terasa lebih manis dari pada gula pasir. Namun, perlu diketahui bahwa kadar fruktosa yang tinggi tersebut dapat mengurangi fungsi dari otak.

Sebuah studi dari University of California di Los Angeles pada tikus telah mengungkap, bahwa fruktosa dapat melemahkan gerakan dan daya ingat. Tikus yang telah diberi makanan yang tinggi fruktosa berjalan lebih lambat dan memiliki kemampuan mengingat yang lebih rendah dibandingkan dengan tikus yang diberi makan asam lemak omega-3.

3. Tuna
Tuna memang menyehatkan kerana mengandung banyak asam lemak omega-3, akan tetapi sayangnya, makanan dari ikan ini juga mengandung banyak logam berat merkuri. Sebuah studi telah menunjukkan, bahwa kadar merkuri tertinggi terdapat pada aliran darah orang-orang yang banyak memakan ikan yang mengandung banyak merkuri.

4. Popcorn microwave
Hanya sedikit orang yang memahami, Popcorn microwave diketahui banyak mengandung lemak trans. Padahal lemak trans dapat membahayakan organ jantung dengan meningkatkan lapisan dan peradangan di pembuluh darah. Tidak hanya itu, lemak trans juga dapat berakibat buruk bagi otak.

Telah diketahui dari sebuah studi pada tahun 2011, orang berusia lanjut yang memiliki pola makan tinggi lemak trans memiliki kemampuan kognitif yang lebih rendah di kemudian hari dan memiliki otak yang berukuran lebih kecil daripada mereka yang tidak.

5. Biskuit dan keripik
Dalam sebuah studi yang menganalisa tentang kebiasaan makanan cemilan, orang yang terbiasa memakan camilan tidak sehat lebih dari tiga kali dalam seminggu, seperti permen, keripik, dan biskuit dapat mengakibatkan kemampuan kognitif menurun, kurang konsentrasi, dan perhatian. Menurut sebuah studi tersebut, camilan-camilan tersebut mengandung begitu banyak lemak yang dapat menyebabkan kelelahan dan ketidakwaspadaan serta ketidakstabilan dalam otak.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.