Header Ads

Akademisi Etnis Uighur Ditangkap Kepolisian China

Aisha News - Anggota keamanan China telah menangkap akademisi Uighur, Ilham Tohti, yang telah dikenal sebagai aktivis dan sangat vokal dalam mengkritik kebijakan pemerintah China terhadap warga minoritas Muslim.

Setelah ditangkap dan kemudian ditahan akibat dituduh "melanggar hukum", Tohti dengan Ibunya lantas dibawa ke sebuah lokasi yang tidak diketahui oleh puluhan anggota kepolisian. "Polisi juga telah menyita telepon genggam dan komputer milik kami," ungkap istri Tohti, Guzaili Nu'er.

"Saya sudah bertanya kepada polisi mengenai tempat tujuan kemana suami dan Ibunya akan dibawa. Akan tetapi semua tidak berkata apa-apa," ungkap Nu'er.

"Situasi ini sangat berpengaruh kepada anak kami. Mereka terus menangis, dan sekarang saya tak memiliki telepon genggam," tambah Nu'er.

Hong Lei, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China, mengungkapkan bahwa Tohti ditahan dengan alasan dicurigai telah melakukan kejahatan serta melanggar hukum. Namun Hong Lei tidak memberikan penjelasan lebih rinci perihal masalah tersebut.

Tohti dikenal sebagai pakar Ekonomi di Universitas Kebangsaan Beijing, dan sangat kritis terhadap kebijakan pemerintah China dengan etnis Uighur yang telah tersebar di Xinjiang, daerah barat China.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.