Header Ads

Australia Mendakwa WNI Terkait Tewasnya Warga Christmas Island

Aisha News – Di Negara Australia warga negara Indonesia (WNI) telah didakwa pada kasus penyelundupan manusia terkait pada tewasnya warga Christmas Island dari lima pencari suaka pada Agustus 2013. Salah seorang pemuda yang berusia 25 tahun tidak diberitahukan identitasnya, pada waktu itu ia telah bertindak mengawaki serta menavigasi perahu dan mengalami pada kecelakaan lalu tenggelam.

Letjen Angus Campbell seorang Komandan Operasi Kedaulatan Perbatasan mengungkapkan, dari seorang pria WNI tersebut saat ini telah ditahan di sebuah Pusat Detensi Villawood pada hari Jumat (13/12/2013).

Sebagai kapten awak kapal, Letjen Angus Campbell dituntut untuk bertanggung jawab pada peristiwa yang terjadi dan mengakibatkan ada yang tewas lima pencari suaka. Kejadian ini bukan hanya yang pertama kalinya pada awak kapal WNI yang sekarang ditahan di Australia karena adanya tuduhan penyelundupan manusia.

Polisi Australia telah menangkap berdarah Iran berusia 28 tahun di Werribee Menurut Campbell, seorang pria tersebut di daerah pinggiran kota Melbourne. Ungkapnya, pria tersebut sangat membahayakan nyawa orang lain karena terlibat pada penyelundupan manusia.

Kepolisian Australia menuduh kepada pria tesebut karena adannya keterlibatan dalam mengatur startegi berangkatnya pada perahu pencari suaka yang sudah terbalik pada perjalanan ke suatu pulau Christmas Island, pada bulan Maret 2013.

Peristiwa tersebut setidaknya ada dua orang tewas pada kejadian ini. "Setelah kejadian terbaliknya perahu, dari 96 korban telah ditemukan dan dua orang tewas, serta tiga orang butuh suatu perawatan medis yang intensif," ungkap Letjen Campbell.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.