Header Ads

Daerah Berpotensi Kekurangan BBM Ketika Mudik

Aisha News - Jelang Lebaran Tahun 2015 arus mudik sekarang ini, PT Pertamina Persero telah menentukkan sejumlah titik wilayah rawan yang sering adanya bencana di kota atau kabupaten di Jawa Tengah, titik rawan tersebut berpotensi kekurangan adanya bahan bakar minyak (BBM) yang sering terjadi.

Data statistik Pertamina untuk sejumlah wilayah titik rawan bencana tersebut antara lain yang berada di jalur Weleri sebelah Barat, Kec. Sukorejo, Kab. Kendal. Selanjutnya pada jalur Ambarawa, Bandungan, Kec. Sumowono di Kab. Semarang.

"Beberapa titik rawan bencana tersebut telah kami laksanakan sebuah langkah antisipasi khusus," ungkap Operasion Head Pertamina Region IV, Area Jawa Tengah, Pangasian Habeaan pada kunjungan Gubernur Jateng "Ganjar Pranowo", di sebuah Terminal BBM di Semarang pada hari Rabu (08/07/2015).

Untuk beberapa daerah titik rawan kemacetan tersebut yaitu berada pada ruas Kota Semarang, Krapyak, ruas Pantai sebelah Utara Jawa (Pantura) di Kabupaten Batang, Genuk-Demak, Welahan, Kabupaten Jepara serta wilayah Genuk-Demak. Hal tersebut untuk daerah rawan bencana, lebih lanjut Pangasian, di daerah rawan adanya kemacetan ditengarai yang menjadi  berdampak adanya kelangkaan BBM.

"Mlainya tol Cikopo-Palimanan sekarang sangat berdampak adanya peningkatan pada kebutuhan BBM wilayah di Jawa Tengah, seperti Tegal, Brebes dan Pemalang," ungkapnya.

Hal ini tetapi Pertamina telah menyatakan bahwa untuk stok BBM di sejumlah terminal bahan bakar minyak (TBBM), Pengapon wilayah di Jawa Tengah sangat dipastikan mencukupi. Bahkan hal ini Pertamina telah melakukan adanya persiapan secara khusus, yang menyediakan BBM lebih dari biasanya yaitu dua kali lipat untuk stok BBM yang dibandingkan untuk kebutuhan hari biasa.


TBBM Pengapon telah melayani 219 unit di stasiun pengisian untuk bahan bakar umum (SPBU) di sejumlah wilayah Jawa Tengah. BBM jenis Pertamax di sejumlah terminal tersebut masih sangat sanggup untuk memenuhi sampai 20 hari dari sekarang hingga lebaran tiba, Premium 15 hari dari sekarang.

"Beberapa hari kami baru saja kedatangan kiriman minyak dari sejumlah kapal tanker. Baik dari Cilacap maupun dari luar daerah," ujarnya.

Kusnendar telah mengatakan bahwa TBBM Pagupon di Semarang yang merupakan sebuah pusat suplai BBM di semua wilayah di Jawa Tengah. TBBM tersebut yang menjadi terminal untuk penimbunan, penerimaan dan juga pendistribusian BBM, omzet terbesar di wilayah di Jawa Tengah.

Khususnya penyaluran di seluruh BBM ketika arus mudik tiba, untuk pihaknya saat ini menyiapkan 115 sejumlah armada truk. Armada tersebut melayani 219 SPBU tersebar di sejumlah kabupaten atau di wilayah Jateng.

Selanjutnya pada kesempatan ini, Gubernur Ganjar secara langsung mengecek TBBM Pengapon, kesiapan untuk pengiriman BBM yang sekarang akan didistribusikan untuk wilayah di Jateng ketika arus mudik lebaran nanti. (one/viva.co.id)
Diberdayakan oleh Blogger.