Header Ads

Hotel di Yogyakarta sudah full booking untuk Lebaran Idul Fitri

Aisha News, Yogyakarta -  Seperti tahun - tahun sebelumnya pada Bulan Ramadhan selalu berbarengan dengan libur anak sekolah, sehingga membawa berkah pada destinasi dan penginapan ataupun hotel. Apalagi hampir separuh bulan lagi Lebaran akan tiba. Tradisi di Indonesia pada hari lebaran yaitu budaya mudik atau pulang ke kampung halaman. Seperti halnya hotel-hotel di Yogyakarta saat ini sudah banyak dibooking oleh pemudik yang akan merayakan Hari Raya Idul Fitri di kota pelajar Yogyakarta dan wilayah sekitarnya. Menurut perkiraan akan ada setidaknya 1 juta pemudik yang akan berada di Yogyakarta dan kota sekelingkupnya.

Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia atau PHRI DIY telah menyiapkan sedikitnya 21 ribu kamar hotel dengan berbagai kelas dan tipe. Dari jumlah kamar hotel tersebut sebanyak 8 ribu kamar diantaranya merupakan kamar hotel berbintang. Sedangkan sisanya yaitu sebanyak 13 ribu kamar merupakan kamar hotel melati.

Sebagaimana diungkapkan Istijab Danunagoro selaku ketua PHRI DIY "Perkiraannya mereka akan masuk Yogyakarta pada H-5 lebaran," baru - baru ini, Senin (29/6/2015). Puncaknya atau peak seasonnya kata Istijab, pada H+3 atau H+4 lebaran atau setelah mereka merayakan Lebaran bersama keluarga besar dan sanak saudara. Diperkirakan pusat keramaian seperti daerah ikonik Malioboro dan tempat-tempat wisata lainnya juga bakal dipenuhi pemudik.

Lebih lanjut Istijab mengungkapkan, dari target 3,3 juta wisatawan tahun 2015 ini, sepertiganya ditaksir datang pada libur hari raya Idul Fitri. Libur Lebaran ini diperkirakan kunjungan wisatawan mencapai 1 juta atau sekitar sepertiga dari target wisatawan pada tahun ini. "Membludaknya wisatawan karena waktu Lebaran dan libur sekolah yang hampir bersamaan," sambungnya.

Saat kru Aisha Travel melakukan penelusuran di sejumlah penginapan dan hotel di kawasan Ring 1 atau sekitar Malioboro, Dagen, Sosrowijayan kini sudah banyak hotel yang habis dipesan. Sementara hotel di luar kawasan tersebut seperti di kawasan Prawirotaman, Jalan Parangtritis, baru sekitar 70 s.d 80 persen yang dipesannya. Padahal sebagian besar tarif kamar oleh manajemen hotel sudah dinaikkan 10-30 persen dari hari biasanya.

Prihantoro salah satu resepsionis hotel di Jl Prawirotaman 1, Mergangsan Yogyakarta mengungkapkan "Kamar sudah banyak yang dipesan mulai H-3 hingga H+4 lebaran. Rata-rata sudah dibayar dimuka," jelasnya.

Sementara menurut salah satu marketing hotel,Sulistyorini mengungkapkan selama dua tahun terakhir ini ada kecenderungan para pemudik lebih banyak tinggal di hotel ataupun homestay daripada tinggal di tempat yang menjadi tujuan kunjungan lebaran. Saat Lebaran mereka langsung datang ke rumah orangtua ataukerabatnya, namun setelah selesai silaturahmi mereka kembali tinggal di hotel. Menurutnya para pemudik memilih menginap di hotel-hotel di Yogyakarta. Sedangkan di daerah yang dituju untuk dikunjungi wisatawan saat Lebaran ada di Magelang, Klaten, Bantul serta Kulonrogo.

Lebih rinci Rini begitu sapaan akrabnya menjelaskan "Ini mungkin terjadi karena rumah orangtua, mertua atau keluarganya sudah tidak bisa menampung lagi atau demi kenyamanan, mereka memilih tinggal di hotel, sehingga tidak merepotkan yang punya rumah" cetusnya.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.