Header Ads

Ilmuwan Temukan Rahasia Kunang-kunang Bersinar

Aisha News - Para ilmuan sekarang sudah dapat memastikan bahwasannya cika-cika dapat brsinar, dalam sebuah adegan di hutan yang sedang diterangi oleh hewan kunang-kunang terlihat sangat ajaib, tetapi para ahli bidang kimia telah menentukkan sebuah langkah yang lebih dekat untuk menjelaskan bahwasannya bagaimana serangga tersebut dapat memukau kita karena dapat bersinar terang.

Mereka sangat percaya pada satu elektron oksigen, hal ini yang ditransfer dalam sebuah reaksi kimia yang kompleks untuk mendapatkan hasil bahwa kunang-kunang dapat memancarkan cahaya.

Penelitian yang lain pun telah menunjuk pada mekanisme yang serupa, pada hewan bioluminescent yang sejenisnya seperti pada cacing cahaya dan lipan yang dapat menggunakan sebuah metode yang serupa.

Ilmuwan Buffalo dan Universitas Yale, Connecticut College dan Hauptman-Woodward Institute, sudah melakukan sebuah penelitian pada sebelumnya secara luas dan lebih rinci yang menjelaskan bahwa kunang-kunang telah menghasilkan cahaya.

Serangga yang satu ini menggunakan sebuah kilatan cahaya untuk berinteraksi dan pada jantannya pun berkedip secara bersama-sama untuk memikat betinanya.

Sekitar 60 tahun lalu, sebuah para ilmuwan mulai meneliti bahwa reaksi kimia kompleks terjadi pada sebuah organ yang dapat memproduksi sebuah cahaya pada hewan serangga ini, yang diberi nama 'lentera', tepatnya yang terletak di perut.

Mereka telah menemukan sebuah reaksi yang melibatkan bahan kimia disebut dengan luciferin yang dapat bereaksi pada molekul pengangkut sebuah energi yang dapat disebut ATP, atau juga adenosine triphosphate, hal tersebut dilaporkan Phys.org serta dilansir Daily Mail pada Rabu (1/7/2015). Untuk hasil reaksi tersebut kemudian bercampur oksigen yang dapat memancarkan sebuah cahaya.

Selanjutnya yaitu Eksperimen menggunakan enzim luciferase, yang dapat meningkatkan sebuah reaksi ATP dan luciferin, sebuah tim ahli bidang kimia AS tersebut telah menemukan bahwa pada transfer elektron tunggal oksigen yang terjadi pada fase akhir dari sebuah reaksi dengan keseluruhan. Mereka sangat percaya bahwasannya transfer tersebut dapat menyebabkan pada kunang-kunang bersinar dengan terang pada malam hari. (Dede Suhaya/A-147/pikiran-rakyat.com)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.