Header Ads

Jerman Datangkan Snowden Untu Bersaksi Kepada Komite Parlemen

Aisha News - Edward Snowden, sang pembongkar rahasia terkait kasus penyadapan yang menjadi terkenal ini telah menyampaikan kesediaan untuk bersaksi di hadapan satu komite parlemen Jerman yang telah menyelidiki kegiatan pengawasan Dinas Keamanan Nasional AS (NSA), seperti laporan dari media pada hari Jumat (11/4/2014).

Mantan direktur dari NSA tersebut mengatakan bahwa ia siap memberi kesaksian terperinci di Jerman tanpa ada syarat apa pun, seperti yang dilaporkan media Jerman, yang mengutip dari surat pengacara Snowden di Berlin untuk komite pemeriksaan Bundestag, Majelis Rendah Parlemen Jerman.

Pernyataan Snowden tersebut dikeluarkan di tengah percekcokan yang telah terjadi di kota Berlin terkait apakah panel NSA Jerman harus meminta kesaksian darinya dalam proses penyelidikan yang bejalan.

Glenn Greenwald, orang yang telah menyiarkan kebocoran yang mengungkap program pengawasan dari NSA "Prism" dengan dasar dokumen rahasia dari Snowden, telah memperlihatkan dukungan agar Snowden dapat dipanggil sebagai saksi, ungkap media Jerman.

Di dalam sebuah wawancara yang belum lama ini, wartawan yang melaporkan rahasia NSA yang bocor tersebut mengatakan, bahwa skandal mata-mata AS tak dapat sepenuhnya diabsahkan tanpa adanya kesaksian dari Snowden. Ia juga menambahkan, bahwa akan ada celah yang sangat besar dalam penyelidikan apabila para penyelidik Jerman tidak menanyakan kepada Snowden secara langsung.

Komite Parlemen Jerman, yang telah dibentuk selama kurang dari satu bulan sebelumnya, bertugas menyelidiki penyadapan komunikasi di Jerman oleh NSA dan dinas rahasia lain.

Penyelidikan tersebut, terdiri dari enam anggota parlemen dari koalisi yang memerintah dan dua dari oposisi, justru sedang menghadapi masalah. Ketuanya, Clemens Binninger, telah mundur dari posisinya pada hari Rabu (9/4/2014), hanya beberapa hari setelah pertemuan pertama panel tersebut digelar.

Binninger telah mengatakan kepada media bahwa ia mundur karena adanya perbedaan pendapat di kalangan anggota komite itu terkait kemungkinan Snowden yang akan bersaksi. Pihak Oposisi telah mendesak agar Snowden segera dipanggil, sedangkan anggota partai yang berkuasa meragukan apakah ia dapat memberi informasi penting untuk menjelaskan skandal mata-mata tersebut.

Pada hari Kamis, panel tersebut telah melakukan pemungutan suara untuk membahas masalah Snowden dalam pertemuan berikutnya yang akan digelar pada pada tanggal 8 Mei 2014, tepat setelah kunjungan Kanselir Jerman Angela Merkel ke Amerika Serikat.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.