Header Ads

Jokowi Akui Tida Memiliki Media, Hanya Punya Relawan Yang Siap Mendukungnya

Aisha News - Joko Widodo, bakal calon presiden pada Pemilu Capres dan Cawapres 9 Juli mendatang yang telah diusung oleh PDI Perjuangan mengatakan, dibandingkan bakal calon presiden yang lain, ia tidak memiliki kekuatan dan dukungan yang lebih kuat, baik media maupun finansial. Hal itu Jokowi katakan saat ia mendatangi Markas Pro-Jokowi (Projo) di daerah kawasan Pancoran, Jakarta Selatan, pada hari Jumat (11/4/2014).

"Kami tidak memiliki media, TV, koran, tapi telah banyak yang hadir di sini. Satu hal Yang saya punya hanya kekurangan dan juga relawan, salah satunya adalah Projo," ungkap Jokowi.

Dalam sebuah kesempatan tersebut, ia juga mengucapkan terima kasih kepada media yang telah menyebarluaskan berita kepada masyarakat, baik yang positif mau pun negatif. Namun, Jokowi mengapresiasi, meski ia tidak memiliki jaringan media, masyarakat tetap akan memberikan dukungan kepadanya. Jokowi juga berharap tidak ada yang menganggapnya telah melakukan politik uang untuk mendapatkan dukungan massa.

"Saya tidak pernah memberikan apapun kepada para relawan, pada Projo. Satu Sen pun saya tidak pernah memberikan sama sekali. Saya tidak punya kemampuan finansial yang cukup untuk melakukan itu," tegas Gubernur DKI Jakarta ini.

Seperti yang telah diberitakan pada kesempatan sebelumnya, dalam kunjungannya tersebut, Joko Widodo sudah meresmikan Markas Pro-jokowi sebagai "Rumah Jokowi". Penggerak dari PDI-P Projo sebagian besar telah didominasi oleh para penggerak Posko Gotong Royong Pro Mega pada tahun 1998 silam.

Organisasi tersebut dideklarasikan pada tanggal 21 Desember 2013 di Jakarta untuk dapat mendukung Jokowi maju sebagai calon presiden pada Pilpres 9 Juli 2014 nanti dengan alasan bahwa Gubernur DKI Jakarta itu dianggap akan mampu memimpin serta membawa perubahan ke arah yang lebih baik secara konkret.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.