Header Ads

Manfaat Dan Kerugian Bagi Anda Yang Malas Berolahraga

Aisha News - Engan berolahraga secara rutin serta memerlukan tekad dan niat yang kuat dan konsistensi. Tidak sedikit dari Anda yang dapat melakukannya hanya sesekali saja tergantung keinginan.

Akan tetapi Anda tak sendirian. Empat dari lima orang yang sibuk telah mengalaminya. Melakukan olahraga, menjadi hal sangat sulit untuk dapat dilakukan ditengah padatnya kesibukan dan aktivitas. Akan tetapi, Anda akan rugi apabila masih terus bermalas-malasan tanpa berolahraga. Berbagai penelitian telah membuktikan pentingnya berolahraga, salah satunya adalah agar panjang umur.

Berikut dalam artikel kali ini, akan disampaikan beberapa keuntungan berolahraga serta kerugian apabila Anda tidak berolahraga :

1. Meningkatnya daya ingat
Para pakar kesehatan telah meyakini serta menegaskan bahwa olahraga termasuk kegiatan yang sangat agar fungsi otak maksimal. Olahraga dapat meningkatkan asupan oksigen ke dalam darah dan dapat merangsang produksi senyawa kimia di otak yang bermanfaat mempertajam daya ingat.

2. Berkurangnya inflamasi
Olahraga yang dilakukan secara rutin dengan efektif dapat mengurangi kadar protein C-reaktif, yang menunjukkan kadar inflamasi (peradangan). Apa penyebabnya? Ini karena timbunan kolesterol yang dapat menyebabkan plak di dalam pembuluh darah akan pecah dan dapat menyebabkan peradangan. Akibatnya adalah serangan jantung.

3. Dengan tidak Terkendalinya kolesterol
Ketika pertambahan usia menjadi salah satu faktor naiknya kadar kolesterol jahat (LDL) dan menurunnya kadar kolesterol baik (HDL).Perlu diketahui bahwa Cara terbaik untuk menjaga agar kadar LDL tetap rendah adalah dengan cara mengonsumsi makanan rendah lemak jenuh. Sementara itu, untuk dapat meningkatakan kadar HDL, lakukanlah olahraga. Fakta tersebut didukung oleh penelitian di Denmark pada tahun 2007 terhadap 835 pria yang rutin berolahraga. Kadar kolesterol baik para responden diketahui selalu tinggi.

4. Menurunnya kadar trigliserida
Trigliserida merupakan lemak dalam darah. Kadar trigliserida yang tinggi merupakan faktor penyebab tingginya risiko penyakit jantung. Studi yang sama yang dilakukan para ahli di Denmark juga menunjukkan pria yang aktif memiliki kadar trigliserida yang rendah.

5. Tensi darah yang normal
sEBUAH Studi yang dipublikasikan padatahun 2007 oleh para peneliti dari University of Minnesota menyebutkan bahwa aktivitas fisik yang dilakukan secara reguler eakn secara fektif menurunkan tekanan darah.

6. Kondisi pembuluh darah lebih baik
Agar dapat merespon kebutuhan oksigen dalam tubuh kita, pembuluh darah harus fleksibel atau mudah membesar. Dengan kebiasaan Anda yang merokok, serta endapan kolesterol, dan proses penuaan menyebabkan pembuluh darah mengeras dan dapat meningkatkan risiko penyakit jantung. Berbagai hasil dari studi telah menunjukkan bahwa dengan berolahraga, Anda dapat membantu menjaga kemampuan pembuluh darah untuk terbuka dan berkontraksi sesuai kebutuhan fisik tubuh.

7. Menekan risiko diabetes
Menurut The Diabetes Prevention Program telah menemukan bahwa olahraga dan program penurunan berat badan yang dilakukan selama 3 tahun, dapat mengurangi risiko diabetes sampai 58 persen.

8. Tulang lebih kuat
Dengan membiasakan diri untuk berlatih mengangkat beban, keseimbangan, atau dengan jalan kaki yang sangat baik dan dapat kita lakukan untuk mengurangi risiko tulang keropos.

10. Panjang umur
Sebuah penelitian yang telah dilakukan pada tahun 2004 di Finlandia terhadap sebanyak 15.853 pria yang telah berusia 30-59 tahun selama 20 tahun menemukan, mereka yang aktif secara fisik lebih sedikit yang terkena penyakit jantung dan meninggal dunia selama periode penelitian berlangsung.
Diberdayakan oleh Blogger.