Header Ads

Maraknya Toko Modern Ijin Pendirian Dihentikan Sementara

Aisha News, Cilacap - Regulasi pada akhirnya dikeluarkan untuk menghentikan setidaknya mengurangi banyaknya toko modern pada sekarang ini di Kabupaten Cilacap.

Pemkab telah memberlakukan sebuah moratorium atau (penghentian sementara) hal tersebut pada penerbitan ijin untuk sebuah pendirian toko modern yang sekarang ini sangat banyak sekali.

Moratorium tersebut telah mendasari dari sebuah Surat Edaran dari Kementrian Perdagangan RI dengan nomor 1310/M-dag/SD/12/2014 tanggal 22 Desember pada Tahun 2014 yang lalu.

“Pada Surat Edaran ini tentunya meminta sepaya seluruh Gubernur, Walikota atau Bupati sementara ini tidak mengijinkan surat Ijin Usaha Toko Modern atau (IUTM) sampai turunya Perda yang akan merancang Rencana dan Tata Ruang Wilayah serta Rencana Detil Tata Ruang dan Pengaturan pada Zonasi” ungkap Sudi Sunarwi, Kabid Pelayanan, Badan Penanaman Modal serta Perijinan Terpadu (BPMPT)di  Kabupaten Cilacap.

Tuturnya di Kabupaten Cilacap sampai sekaang belum mempunyai perda oleh sebab itu secara otomatis telah mematuhi pada Surat Edaran Kementrian Perdagangan serta menghentikan untuk perijinan pada toko modern tersebut.

“Meski hal tersebut telah diterbitkan pada 22 Desember 2014 lalu untuk sosialisasi pada Surat Edaran tersebut yang baru saja dilaksanakan pada pertengahan Februari 2015”.

Hal tersebut telah menyebutkan bahwasannya sejauh ini untuk para pengusaha telah memahami pada kebijakan moratorium serta tidak terlalu adanya permasalahan.

“Mereka pun (para pengusaha) bahwasannya telah menerima surat edaran tersebut dan mungkin tidak ada masalah” ungkapnya.

Telah disebutkan bahwasannya pada saat ini telah terdapat sekitar 184 unit untuk toko modern di wilayah Kabupaten Cilacap yang telah didominasi dengan toko modern sistem berjaringan.

“Total dari 24 kecamatan di wilayah Cilacap, hanya dua kecamatan saja, pendirian toko modern yang belum ada yakni di Kampung Laut dan Dayeuhluhur” ungkapnya. (san/160415)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.