Header Ads

Misteri Moammar Khadafy Terus Berlanjut, Sebuah Film Dokumenter Telah Digarap

Aisha News - Sepertinya kisah-kisah misterius yang belum terungkap di sekitar mendiang diktator Libya, Moammar Khadafy, tidak akan habis digali, hingga hingga dua tahun setelah kematiannya masih begitu banyak cerita tentang Khadafy.

Saat ini, seorang pembuat film yang berasal dari Inggris, Christopher Olgiati, dikabarkan baru saja selesai memproduksi sebuah film dokumenter yang berhubungan Khadafy yang berjudul Mad Dog: Inside the Secret World of Muammar Gaddafi.

Dalam film tersebut terdapat wawancara dengan mantan anggota CIA, Frank Terpil, yang telah membelot dan berpaling menjadi pembunuh bayaran untuk Khadafy.

Dalam wawancara tersebut, Terpil telah mengaku bahwa ia dibayar 1 juta dollar AS untuk dapat membunuh salah seorang pesaing Khadafy dan juga membawa kepala korbannya itu kembali ke Libya.

Saat tiba di Libya, ungkap Terpil, Khadafy lantas menyimpan kepala orang tersebut ke dalam lemari pendingin bersama dengan jasad beberapa orang lainnya yang berhasil Khadafy bunuh.

"Saya berada di Geneva, (seorang saudara Khadafy) memberi uang sejumlah 1 juta dollar AS untuk dapat membunuh orang tersebut dan memerintahkan pada saya agar kepala korban itu dibawa ke Libya agar Khadafy dapat melihat hasil kerjanya tersebut," ungkap Terpil seperti yang diberitakan oleh The New York Post.

Tim pembuat film dokumenter ini juga telah menemukan sebuah bukti bahwa diktator yang tewas di tangan rakyatnya sendiri itu pada dua tahun lalu, telah membangun sebuah tempat untuk menyimpan para gadis yang akan diperkosanya nanti. Ironisnya, tempat itu ia bangun di Universitas Tripoli.

"Bangunan itu memiliki tempat tidur, jacuzzi, dan tempat pemeriksaan kesehatan para gadis itu. Tempat itu juga memiliki sejumlah peralatan bedah, topeng karet, dan peralatan anestesi," lanjut Olgiati.

"Semasa hidupnya, Khadafy adalah orang yang sangat menawan, kejam, dan luar biasa kaya. Pada dasarnya, Hidup Khadafy hanya dikendalikan oleh nafsu berkuasa," tegas Olgiati.
Diberdayakan oleh Blogger.