Header Ads

Pemerintah Wacanakan Ganti Hercules dengan Airbus A 400 dan Boeing C 17

Aisha News, Jakarta -  Pasca terjadi musibah jatuhnya Pesawat Hercules TNI AU di Medan pada hari Selasa (30/06/2015), wacana penggantian dan peremajaan alutsista TNI menjadi topik nasional. Ditengah kebutuhan penguatan alat pertahanan Indonesia, nampaknya peremajaan alutsista TNI harus menjadi prioritas pemerintah untuk menjaga keutuhan kedaulatan Negara Republik Indonesia.

Sampai hari ini, pesawat Tentara Nasional Indonesia (TNI), khususnya TNI Angkatan Udara masih mengandalkan dua skuadron pesawat angkut lawas berjenis Hercules sebagai alat angkut utama pengiriman logistik ke daerah-daerah terpencil di seluruh Nusantara. Padahal, pesawat Hercules tersebut sudah berumur lebih dari 50 tahun. Kalaun dibandingkan dengan negara lain, pesawat seusia itu sudah di istirahatkan dan sudah lama dimuseumkan.

Setelah terjadinya pesawat Hercules jatuh di Medah Provinsi Sumatra Utara, dorongan supaya TNI mempensiunkan pesawat-pesawat yang sudah lama. Dengan tujuan selain untuk meminimalisir kejadian serupa juga untuk tujuan peremajaan serta penguatan alat utama sistem persenjataan atau Alutsista Indonesia.

Hal tersut ditegaskan oleh Brigjen TNI Djundan Eko Bintoro selaku Kepala Pusat Komunikasi (Kapuskom) Publik Kementerian Pertahanan (Kemenhan) , mengatakan rencana untuk menggantikan peran pesawat angkut berjenis Hercules sudah ada dalam rencana strategis (Renstra) dua tahun 2015 hingga 2019. “Pada renstra dua 2015 hingga 2019 akan ada penguatan yaitu dengan memperbaharui skuadron angkut dengan pesawat Airbus A400 atau Boeing C17,” ujar Djundan, baru -baru ini, Kamis (02/07/2015).

Seperti halnya pesawat jenis Hercules, Pesawat tipe Airbus A400 merupakan pesawat angkut militer yang juga menggunakan kekuatan mesin empat turboprop. Pesawat jenis Hercules itu untuk petama kalinya melakukan penerbangan uji coba perdana di Sevilla, Spanyol pada penghujung akhir tahun 2009. Pesawat itu di arsiteki oleh divisi militer Airbus dengan tujuan untuk mengganti atau melengkapi pesawat yang digunakan dalam peran angkutan udara taktis.

Sedangkan pesawat berjenis Boeing C-17 yaitu sebuah pesawat angkut militer Amerika Serikat yang diproduksi oleh perusahaan Boeing Integrated Defense Systems juga sudah dioperasikan oleh Angkatan Udara Amerika Serikat, Angkatan Udara Britania Raya serta Angkatan Udara Australia.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.