Header Ads

Penyelidikan Kisruh Jumpa Pers Pesawat MH370

Aisha News - Hishamuddin Hussein, Pelaksana Tugas Menteri Transportasi Malaysia telah meminta penyelidikan lebih lanjut segera terkait keributan yang tercipta saat dilakukan jumpa pers yang telah digelar oleh otoritas Malaysia terkait kabar terbaru terkait pencarian pesawat Malaysia Airlines (MAS) MH370 yang hilang hampir dua pekan ini. Keributan itu tercipta ketika keluarga penumpang tiba-tiba mulai merangsek masuk ke dalam lokasi jumpa pers yang dilakukan di Hotel Sama-Sama di Sepang, Malaysia.

"Saya telah memerintahkan penyelidikan lanjutan segera terhadap kejadian di ruang konferensi pers hari ini," ungkap Hussein dalam akun twitter resmi miliknya, @HishamuddinH20, seperti yang dilansir dari The Star, pada Kamis (20/3/2014)

Dia juga menyatakan bahwa dirinya sangat memahami tentang apa yang terjadi dan bagaimana perasaan dari keluarga korban para penumpang. Dia juga menyebutkan, pihaknya telah mengerahkan seluruh kekuatan untuk menemukan pesawat MH370 nahas itu dan berharap menemukan adanya titik terang dalam pencarian pesawat MH370 itu.

Pada awalnya jumpa pers yang selalu diadakan itu berjalan dengan lancar-lancar saja. Ratusan jurnalis, baik dari Media cetak, online ataupun televisi dari berbagai belahan dunia sudah mulai berkumpul di tempat masing-masing.

Akan tetapi, tanpa diduga beberapa anggota keluarga penumpang diantaranya yang mulai memasuki ruangan tempat dimana jumpa pers dilaksanakan. Mereka rupanya hanya menginginkan kejelasan dari Hishamuddin dan meminta klarifikasi segera mungkin terhadap sejumlah isu tidak jelas yang telah beredar diluar mengenai pesawat MH370 yang ditumpangi para korban. Teriakan demi teriakan histeris terlontar dari keluarga korban yang membuat seisi ruangan menjadi terhentak.

Tidak lama kemudian, pihak keamanan lantas datang dan membawa mereka pindah ke ruangan sekretariat. Belum jelas dari mana asal keluarga penumpang ini.

Keluarga korban hilangnya pesawatnya MH370 memang bersikap sangat berbeda terhadap otoritas Malaysia. Ada yang memilih pasrah dan pulang ke negaranya masing-masing, namun sebagian ada yang memilih untuk tetap bertahan di Malaysia dan menuntut kejelasan terkait pesawat. Para keluarga penumpang yang berasal dari China bahkan ada yang terus menerus mengecam Malaysia karena dianggap tidak transparan mengenai kondisi pesawat MH370.
Diberdayakan oleh Blogger.