Header Ads

Perbaikan Harus Dilakukan Pada Seluruh Area Ferrari

Aisha News - Tim Ferrari harus segera berbenah untuk memperbaiki performa mobil dari dua pembalap andalan mereka, yakni Fernando Alonso dan Kimi Raikkonen. Stefano Domenicali, Tim prinsipal Ferrari, mengakui bahwa situasi yang dialami oleh timnya sekarang ini sangat sulit.

Saat berlangsung seri kedua Formula One (F1) pada Grand Prix Malaysia pekan lalu, tim yang berlambang Kuda Jingkrak tersebut harus kembali gagal naik podium. Setelah Fernando Alonso saat hanya mampu finis pada urutan keempat. Sedangkan, Kimi Raikkonen malah lebih jauh lagi, pembalap yang sempat menjadi juara dunia pada tahun 2008 tersebut tertinggal pada peringkat 12.

Apabila melihat dengan sekilas, nampaknya Ferrari seperti telah membuat sebuah langkah yang lebih maju di Malaysia, akan tetapi jika diperjelas lagi jarak yang terbentang antara Alonso dengan peringkat ketiga di GP Malaysia, Sebastian Vettel, dimana sang pembalap dari Tim Red Bull lebih unggul sejauh sembilan detik dari posisi Alonso.

Dan oleh sebab itu, Domenicali sangat tidak mengharapkan untuk membuat perbaikan besar saat di Bahrain. Ia juga telah menyadari bahwa pemberitaan pada akhir-akhir ini yang selalu membandingan Ferrari dengan Mercedes.

“Kami menyadari bahwa pada dasarnya, semua bagian perlu mengalami perbaikan. Dan Saya tidak berpikir apabila memperbaiki satu masalah juga akan ikut memperbaiki seluruhnya. Maka dari itu kami harus membuat mobil lebih efisien,” ungkap Domenicali, seperti telah diberitakan Autosport, pada Kamis (3/4/2014).

“Kami juga menyadari, Tim harus bekerja ekstra untuk memiliki mesin yang jauh lebih baik lagi, mengeksploitasi baik keseimbangan antara tenaga listrik maupun tenaga mesin. Di mana-mana! Setelah tes itu (pramusim) sangat jelas bahwa Mercedes berada jauh di depan. Apabila mereka (Mercedes) terus menerus melakukan perbaikan, akan menjadi sangat sulit bagi kami untuk mengejar mereka,"imbuhnya.

Pada musim ini, Ferrari telah memiliki dua pembalap yang pernah meraih titel juara dunia, hal yang tidak pernah terjadi sejak musim 1953 silam. Namun, Domenicali sangat percaya hal tersebut akan menjadi sia-sia apabila mereka tidak dapat membuat perubahan yang signifikan pada mobil dalam waktu singkat.

Domenicali juga telah memberikan komentar terkait dua tim seperti Renault dan Mercedes yang memang telah disokong oleh perusahaan mobil besar yang mana Ferrari tidak memilikinya.

“Hal ini tentu menjadi lebih sulit lagi bagi kami, tantangan besar ada di depan mata kami dan kami harus berjuang sekuat tenaga untuk itu. Ini adalah warisan dari Ferrari,” tegas bos dari Ferrari ini.
Diberdayakan oleh Blogger.