Header Ads

PT. Telkomsel Terjerat Kasus Penipuan Rp 110 Miliar

Aisha News, Jakarta - Pengadilan Negeri Jakarta Selatan telah menerima laporan tindak pidana penipuan pada Jumat (10/7/2015) kemarin yang dilakukan oleh PT Telkomsel terhadap PT Sarana Cipta Intinusa (SCI) yang menyebabkan kerugian hampir Rp 110 miliar.

kasusini dilandasi atas perjanjian kerjasama dalam mencari mitra untuk membelikan barang dan jasa dari pihak ketiga yang ternyata PT SCI pun memenangkan tender tersebut yang akan digunakan untuk kegiatan "Loyalty Pelanggan Corporate PT Telkomsel"

September 2014 Perjanjian antara keduanya pun disepakati, namun semakin lama Telkomsel mulai kesulitan untuk memenuhi kewajibannya kepada SCI.

Kuasa hukum PT SCI, Afrian Bonjol menjelaskan telah terindikasi adanya permainan dari oknum pegawai Telkomsel pada bagian RAM Support Jabotabek wilayah Jawa Barat oleh seorang pegawai PT Telkomsel yang diketahui bernama Sylvina Wulandari yang telah menyebabkan PT SCI merugi hampir mencapai angka Rp 110 miliar.

ditemui di Mabes Polri, afrian menuturkan "Saya melaporkan permainan Telkomsel dan oknumnya, akibatnya merugikan hampir Rp110 miliar, diduga dilakukan oleh oknum dan sampai hari masih ini kerja di Telkomsel pakai nama Telkomsel," Jumat (10/7/2015).

Afrian berpendapat bahwa Telkomsel telah lepas tangan dari perjanjian awal. Dikatakannya, diduga tidak hanya Sylvina yang bermain namun para oknum lainnya di Telkomsel juga terlibat dalam penipuan ini. sebelumnya pihak SCI telah mencoba melakukan penagihan kepada Telkomsel namun tidak mendapatkan tanggapan yang jelas dari pihak Telkomsel, bahkan pihak Telkomsel menyangkal bahwa perjanjian itu bukan atas nama Telkomsel melainkan atas nama pribadi.

laporan ini telah dilayangkan PT SCI yang sebelumnya pihak PT SCI juga telah mengajukan gugatan perdata ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan beberapa waktu lalu.

"Karena tidak ada penyelesaian, kami tadi melaporkan ke Bareskrim dan diterima dengan Laporan Polisi No: LP/16/VII/2015," ujar Afrian. kasus ini pun kinitelah ditangani lebih lanjut oleh Bareskrim untuk mendapat jalan keluar dari kedua belah pihak.
Diberdayakan oleh Blogger.