Header Ads

Renovasi Rumah, Jacob Zuma Dianggap Gunakan Dana Pajak

Aisha News - Otoritas pajak dari Afrika Selatan saat ini sedang membidik Presiden Afrika Selatan, Jacob Zuma terkait dengan renovasi kediaman resminya yang diketahui telah menghabiskan dana sekitar 23 juta dolar AS atau hampir setara dengan Rp 260 miliar dari uang pajak milik rakyat.

Pada hariJumat (4/4/2014), Partai oposisi Aliansi Demokrat, mengungkapkan sangat yakin bahwa Dinas Pendapatan Afrika Selatan (SARS) akan segera melakukan investigasi terkait dengan dugaan penggelapan dana pajak yang dilakukan oleh Jacob Zuma dalam proyek renovasi pribadi tersebut.

Berdasarkan pada undang-undang pajak di Afrika Selatan, proyek renovasi kediaman pribadi Zuma termasuk pembangunan juga landasan helikopter, amfiteater, kolam renang, klinik pribadi dan pusat pengunjung, adalah sebuah balas jasa.

Walaupun tidak begitu jelas pelanggaran pajak yang dilakukan oleh Jacob Zuma, akan tetapi sangat jelas ini merupakan sebuah batu sandungan politik bagi Zuma menjelang pemilihan presiden yang akan dilaksanakan beberapa pekan mendatang.

Politisi yang sudah berusia 71 tahun itu tengah mengincar periode masa jabatan lima tahun kedua dalam pemilu pada tanggal 7 Mei yang dianggap sebagai salah satu pemilu terketat yang pernah dilaksanakan di Afrika Selatan sejak bubarnya rezim apartheid.

Sesungguhnya telah banyak pihak yang mendesak agar Jacob Zuma segera mengembalikan biaya renovasi kediaman pribadinya itu ke negara. Akan tetapi, Zuma berkelit bahwa dia tidak meminta dilakukan renovasi kediamannya itu dan baru akan memberikan komentar setelah pemilihan umum selesai digelar.

Sementara itu, pihak SARS tidak mau memberikan komentar terkait apakah penyelidikan mengenai kasus ini sudah dimulai. SARS malah beralasan mereka tidak dapat mengungkapkan kepada publik informasi mengenai wajib pajak tertentu.

Menanggapi tuntutan dari Aliansi Demokratik untuk menggelar investigasi tersebut, pihak SARS hanya mengatakan bahwa semua kasus diperiksa sesuai dengan cara prosedur yang sama. Pernyataan ini menunjukkan bahwa SARS tidak akan mengistimewakan Jacob Zuma jika memang dia benar-benar menjalani pemeriksaan terkait masalah dana pajak.
Diberdayakan oleh Blogger.