Header Ads

Situasi Libya Pancing Kenaikan Harga Minyak Dunia

Aisha News - Senin (16/12/2013), harga minyak dunia melonjak naik karena para investor sedang mananti kebijakan dari hasil pertemuan Federal Open Market Committe (FOMC) yang diselenggarakan di Amerika Serikat pekan ini. Pemicu kenaikan harga minyak dunia tersebut juga adalah karena situasi politik yang sedang kacau di Libya.

Investor menunggu petunjuk tentang pelaksanaan pengurangan stimulus The Fed " Para Investor sedang menunggu penilaian tentang situasi ekonomi di Amerika dan apa pengaruhnya untuk rencana terkait stimulus," ucap seorang analis Fat Prophets, David Lennox.

Penantianpasar mengenai penentuan waktu pelaksanaan tapering dari stimulus yang sejak tahun 2008 telah mengucurkan 85 miliar dolar AS untuk membeli obligasi negara.

Nilai tukar dollar Amerika akan akan menguat apabila tapering dilaksanakan. Dan harga minyak akan lebih mahal bagi sebagian Negara yang tidak menggunakan greenback sebagai alat tukar.

Sebuah aksi pengunjuk rasa bersenjata yang berdatangan ke kilang minyak setempat telah memicu patokan harga minyak untuk Eropa.

Pemblokiran minyak dan unjuk rasa yang dilakukan oleh suku Berber. Diketahui aksi tersebut telah memotong 250.000 barel minyak Libya per hari dari jumlah normalnya hampir 1,5 juta barel per hari.

"Laporan berita Libya bahwa pemberontak tidak akan bersedia menyerahkan terminal ekspor dibagian timur Libya kepada Pemerintah telah memberikan dukungan pada kenaikan harga minyak pada bursa," ucap Seorang memo analis Commerzbank.
Diberdayakan oleh Blogger.