Header Ads

Taliban Siapkan Penyerangan Ke Islamabad

Aisha News - Jumat (11/4/2014), Kepolisian Pakistan, mengatakan bahwa kelompok Taliban telah bekerja sama dengan para aktivis Islam garis keras serta sejumlah madrasah militan lainnya sedang merancang serangan ke ibu kota Islamabad apabila perundingan damai dengan pemerintah gagal.

Sebuah laporan dari kepolisian mengatakan bahwa dua madrasah terkemuka yang terdapat di Pakistan akan ikut mendukung serangan dari Taliban ke Islamabad dan kota kembarnya tersebut, Rawalpindi apabila pembicaraan damai gagal dicapai dan pasukan Pakistan akan kembali menyerang posisi Taliban yang berada di perbatasan Afganistan.

"Apabila pembicaraan damai antara pemerintah dan Taliban gagal dicapai, maka madrasah militan dan sejumlah masjid lainnya akan ikut mendukung serangan yang sangat besar ke ibu kota," ungkap polisi dalam sebuah laporan yang sudah disiapkan sejak bulan lalu.

Anggota kePolisian telah mengidentifikasi kedua madrasah yang terletak di luar kota Islamabad tersebut. Menurut catatan kepolisian, kedua madrasah tersebut sudah pernah ikut membantu dalam sejumlah serangan lainnya, termasuk serangan ke markas angkatan darat yang terletak di Rawalpindi pada tahun 2009 lalu.

Salah satu madrasah tersebut dipimpin oleh seorang ulama yang radikal Azizur Rehman Hazarvi. Sementara satu madrasah lainnya dipimpin oleh Fazlur Rehman Khalil, yang telah masuk dalam daftar pengawasan AS dan ikut menandatangani dalam dekrit dari Osama bin Laden yang telah menyatakan akan berperang melawan AS.

Madrasah pimpinan Khalil, ungkap polisi, telah memberikan latihan dengan menggunakan senjata bagi para siswa yang berasal dari kawasan etnis Pashtun yang sejak lama telah menjadi "ladang" pencarian untuk calon-calon pejuang militan.

Kedua madrasah tersebut juga akan menampung para pejuang Taliban lainnya yang akan melaksanakan serangan dan ikut membantu semua persiapan serangan. Di lain pihak, para pejuang militan telah mempersiapkan diri mereka bersama dengan para pendukung lainnya di masjid-masjid garis keras di Islamabad.

Pada tahun 2007 lalu, dilaporkan 100 orang lebih telah kehilangan nyawa ketika pasukan Pakistan datang menyerbu Masjid Merah yang berada di pusat kota Islamabad setelah pasukan militan bersenjata serta pengikut sejumlah ulama yang radikal menjalankan sebuah gerakan bergaya Taliban dan menolak untuk menyerah.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.