Header Ads

Tanggapan Ketua DPD RI Perihal Kebakaran di Bandara Soetta

Aisha News, Bandung -  Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Irman Gusman, ikut mengomentari atas musibah kebakaran di Bandara Soekarno Hatta (Soetta) pada Minggu (5/07/2015). "Menurut saya tentu ini sangat mengecewakan. Keteledoran ini harus yang terakhir kalinya, sebab Soekarno Hatta itu adalah pintu gerbangnya wilayah Indonesia," ujar Irman di sela - sela sebuah acara di Bandung, baru - baru ini, Senin (6/7/2015).

Menurut pria yang lahir di Padang Panjang, Sumatera Barat, 53 tahun silam ini, Indonesia ada kelemahan dalam deteksi dini sehingga musibah kebakaran bisa terjadi. Padahal bila deteksi secara awal berlangsung baik serta bisa ditanggulangi dengan segera maka kebakaran bisa dicegah supaya titik api tidak membesar. Lebih lanjut Irman menjelaskan "Kemarin ada kelemahan daripada deteksi awal. bagi saya ini memalukan. Tidak boleh ini terulang dan terjadi lagi di bandara sekelas Soekarno Hatta yang menjadi pintu gerbangnya Tanah Air. Ini kalau tidak salah kejadian yang kali kedua" imbuhnya.

Irman pun meminta kepada pihak PT Angkasa Pura (AP) serta Dirjen Perhubungan untuk lebih sering memeriksa standar keamanan di lokasi Bandara Soetta. Seperti halnya pelatihan serta penanggulangan musibah kebakaran atau masalah lain pun harus sering dilakukan dengan sidak kelapangan. Sehingga ketika terjadi kejadian serupa atau yang lebih parah, peristiwa bisa dicegah supaya tidak makin membesar atau bahkan bisa ditanggulangi secara cepat dan tepat. "Ini barangkali kita lalai. Ini tidak boleh terjadi lagi apalagi di objek-objek utama, termasuk bandara serta lain sebagainya. Itu jadi suatu pengalaman. Mudah-mudahan itu jadi pelajaran terakhir buat bangsa kita" jelasnya.

Menyoal fasilitas serta kesigapan pihak pengelola bandara yang terletak di Banten ini, Ketua DPD RI itu mengibaratkan seperti seorang tentara. Kapan pun terjadi peperangan, tentara harus siap. Begitu juga dengan pihak bandara. Ketika terjadi peristiwa buruk, harus bisa segera dicegah dan diantisapasi secapat cepat.
Diberdayakan oleh Blogger.