Header Ads

Twitter Inc Rilis pada Ponsel Tanpa Internet

Aisha News - Twitter Inc akan memberikan kabar gembira adanya mengikat dengan startup yang berbasis di Singapura akan membuat layanan pesan 140 karakter yang tersedia bagi pengguna di pasaran pada negara berkembang yang memiliki ponsel entry-level yang tidak dapat mengakses Internet.

U2opia Mobile, yang memiliki tie-up yang sama dengan Facebook Inc, akan rilis layanan Twitter pada kuartal pertama pada tahun depan, Chief Executive dan Co -founder Sumesh Menon kepada Reuters.

Pengguna hanya perlu dial kode sederhana untuk mendapatkan feed dari topik tren populer di Twitter, katanya.

Sekarang lebih dari 11 juta orang telah menggunakan layanan Fonetwish U2opia, yang membantu akses Facebook dan Google Talk pada ponsel tanpa koneksi data Internet.

Twitter, sekarang ini menawarkan sekitar 230 juta pengguna dan mengadakan penawaran umum perdana sukses pada bulan lalu bahwa perusahaan yang senilai sekitar $25 miliar.

U2opia menggunakan protokol telekomunikasi bernama USSD, atau Unstructured Supplementary Service Data, yang tidak memungkinkan melihat gambar, video atau grafis lainnya.

"USSD sebagai alat untuk Twitter hampir erat karena Twitter memiliki desain batas karakter, Twitter adalah jaringan sosial yang sangat text -driven," kata Menon .

Delapan dari 10 orang di seluruh pasar negara berkembang masih belum bisa mengakses data di ponsel mereka, Ungkapnya.

U2opia, yang hadir di 30 negara dalam tujuh bahasa internasional, akan melokalisasikan Twitter feed sesuai dengan lokasi pengguna.

"Seseorang di Paraguay pasti akan mendapatkan konten yang akan sangat sangat lokal ke pasar tersebut vis a vis seseorang duduk di Mumbai atau Bangalore," Ungkapnya.

Perusahaan terbesar adalah pada pasaran Afrika dan Amerika Selatan, Twitter bermitra dengan operator telekomunikasi seperti Telenor, Vodafone dan Bharti Airtel Ltd U2opia biasanya mendapat 30 sampai 40 persen dari apa yang pengguna membayar mitra telekomunikasi untuk mengakses Fonetwish.

"Banyak pengguna akhir-akhir ini di pasar negara berkembang ini adalah sebuah pengalaman Twitter pertama mereka," kata Menon.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.