Header Ads

LIPI Temukan Senyawa Anti-Kanker pada Lengkuas

Aisha News - Lengkuas adalah salah satu jenis bumbu dapur yang ternyata memiliki banyak nilai tambah yaitu minyak lengkuas yang dihasilkan. Minyak lengkuas ternyata mampu digunakan sebagai bahan mencegah jenis penyakit kanker.

Pengelolaan Hasil Penelitan LIPI dan Kepala Bidang Disemenasi, Arthur Lelono, ia telah mengembangkan pada hasil penelitan senyawa anti kanker yang berasal minyak lengkuas.

“Sekarang LIPI mengembangkan bahwa senyawa antikanker yang asalnya dari senyawa turunan pada minyak lengkuas yaitu metil zinamat. Penelitian sekarang sudah dilakukan lebih 5 hingga 10 tahun,” ungkap Arthur Lelono, yang dikutip dari Liputa6.com, pada Selasa (13/10/2015).

Arthur telah menyebutkan bahwa selain dari minyak lengkuas, hal ini LIPI telah melakukan penelitan pada senyawa antikanker yang asalnya dari cengkeh dengan senyawa euganol.

“Untuk sekarang ini yang sangat siap yaitu jenis metil zinamat dan sekarang sudah banyak diproduksi. Hasil produksi sekitar 10 kg-25 kg per bulan,” ungkap Arthur.

Tetapi senyawa tersebut tidak secara langsung dapat digunakan hal ini dikarenakan masih perlu dicampur bahan lain yang nantinya dapat diproses dengan menyesuaikan pada kebutuhan perusahaan farmasi.

“Jenis Metil zinamat sudah siap pada uji klinis. Tetapi, uji klinis di LIPI sekarang bekerja sama dengan beberapa pihak rumah sakit untuk diadakannya uji coba secara langsung,” imbuh Arthur.

Iskandar Zulkarnain, Kepala LIPI, telah memberikan penghargaan yang dilakukan supaya mencetak serta memotivasi generasi muda sekarang ini untuk menjadi para peneliti yang tangguh pada kejuaraan internasional mendatang.

“Pemberian penghargaan tersebut seharusnya sudah menjadi tradisi supaya memotivasi kepada calon-calon ilmuwan muda sekarang untuk berprestasi pada ajang internasional,” ungkap Iskandar Zulkarnain.

Iskandar pun menambahkan, bahwa kerja sama pada teknologi bersama dengan Intel untuk memberikan penghargaan yang merupakan salah satu contoh partnership pada lembaga riset untuk mencetak para peneliti serta inovator muda yang handal.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.