Header Ads

Gerakan Reformis Islam Laporkan Ustad Maulana ke Polisi

Aisha News - Gerakan Reformis Islam (Garis) yang dipimpin oleh Ustaz Adang Nurmansyah bahwasannya ia menilai Ustaz yang sudah terkenal serta sebuah jargon Jamaah yang terdapat pada program Islam ini Indah bahwasannya ia sudah menyinggung dan juga menyakiti umat islam.

Muhammad Nur Maulana kini sudah lebih dikenal dengan sebutan Ustaz Maulana yang kini telah dilaporkan oleh Gerakan Reformis Islam (Garis) langsung ke Polda Metro Jaya.

Garis yang langsung dipimpin oleh Ustaz Adang Nurmansyah telah menilai, bahwa Ustaz yang sudah terkenal dan juga jargon `Jamaaaah....` yang ada di program Islam Itu Indah sudah sudah menyinggung serta sudah menyakiti umat Islam.

"Apa yang telah disampaikan oleh Maulana tersebut terkait untuk mencari pemimpin tidak usah melihat dari latar belakang agama. Itu sudah melanggar pada hukum syariah Islam," ujar Adang pada Jumat (27/11/2015).

Ustaz Maulana telah dinilai sudah sangat berlebihan sekali ketika berceramah, "Secara etika ia sudah berlebihan sekali. Ia selalu berdiri tepatnya di atas panggung serta tidak layak untuk berputar-putar. Dalam Islam bahwasannya berlebihan tidak boleh, jadi melanggar secara syariah agama serta hukum KUHP," ujarnya.

Selain hal ini Adang mengatakan kepada ustaz Maulana yang sombong karena pada pernyataannya tentang adanya 'wanita cantik belum tentu memiliki anak'.

"Urusan memiliki anak serta tidak punya anak itu bukan urusan dari manusia, itu kekuasaan Allah, hal itu sudah melakukan pada penyesatan," ujarnya.

Selanjutnya untuk menyampaikan laporannya ke kepolisian, Garis sudah mengacu pada Pasal 156 a KUH Pidana pada tudingan yang melakukan tindak penistaan agama. Hal ini "Ancaman hukumannya yaitu lima tahun penjara," ungkap Adang. Sampai sekarang ini belum ada sebuah pernyataan yang resmi dari Ustaz Maulana pada laporan yang dinyatakan Gerakan Reformis Islam (Garis). (dream.co.id)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.