Header Ads

Penetapan UMK Jateng 2016 Khususnya Kabupaten Cilacap

Aisha News - Kini telah resmi adanya pentetapan untuk upah Minimum di Di Kabupaten/Kota yang terdapat di Jawa Tengah khususnya pada tahun 2016 yang telah resmi ditetapan oleh Ganjar Pranowo, Gubernur Jawa Tengah pada Jumat (20/11/2015) petang.

Dalam hal ini untuk 35 Di Kabupaten/kota, berawal dari UMK Kota Semarang yang telah ditetapkan sebagai yang paling tinggi, yaitu Rp 1.909.000. Namun sementara UMK tersebut yang paling rendah yaitu terdapat di Di Kabupaten Banjarnegara dengan kisaran Rp 1.265.000.

Keputusan pada penetuan besarnya UMK yang telah ditandatangani oleh Gubernur tersebut serta diterbitkan pada 20 November, nomor surat keputusan nomor 560/66/2015. "Keputusan ini telah resmi yaitu pada 1 Januari 2016 yang akan datang," ungkap Ganjar.

Pada besaran UMK yang berada di Jateng sekarang relatif lebih meningkat. Hal tersebut untuk sebuah presentase pada peningatan yaitu antara lain sembilan sampai 23 persen dibandingkan besaran UMK tahun yang lalu.

Penentuan besarnya upah dalam hal ini untuk sebagian besar telah ditentukan serta menggunakan batasan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 65 Tahun 2014 yang isinya tentang Petunjuk pada Teknis Survei Kebutuhan Hidup Layak (KHL).

Namun tetapi pada khususnya yaitu tiga Di Kabupaten kini telah menggunakan Peraturan Pemerintah (PP) No. 78/2015 tentang Pengupahan. "Yang sekarang ini menggunakan PP tersebut Wonosobo, Demak, serta Pati," ungkap Ganjar.

Ganjar telah mengatakan bahwasanya pemprov kini lebih banyak telah menggunakan Pergub dengan lantaran ketentuan ini telah terbit lebih dahulu.

Namun demikian di samping itu, pada penggunaan Pergub yakni sebagai bentuk rasa rasionalisasi. Ia pun menegaskan bahwasannya jika kebanyakan pengusaha sangat keberatan akan keputusan besaran UMK, serta dipersilakan untuk mengajukan penangguhan pada pembayaran.

Hal ini hanya saja, pada permintaan penangguhan kini harus diajukan terlebih dahulu dengan maksimal sekitar 10 hari sebelum UMK sebelum diberlakukan.

Berikut UMK 2016 untuk Di Kabupaten dan Kota di Jawa Tengah:

1. Di Kota Semarang Rp 1.909.000, 2. Di Kabupaten Demak Rp 1.745.000, 3. Di Kabupaten Kendal Rp 1.639.600, 4. Di Kabupaten Semarang Rp 1.610.000, 5. Di Kota Salatiga Rp1.450.953, 6. Di Kabupaten Grobogan Rp 1.305.000, 7. Di Kabupaten Blora Rp 1.328.500, 8. Di Kabupaten Kudus Rp 1.608.200, 9. Di Kabupaten Jepara Rp 1.350.000, 10. Di Kabupaten Pati Rp 1.310.000. 11. Di Kabupaten Rembang Rp 1.300.000, 12. Di Kabupaten Boyolali Rp 1.403.500, 13. Di Kota Surakarta Rp 1.418.000, 14. Di Kabupaten Sukoharjo Rp 1.396.000, 15. Di Kabupaten Sragen Rp 1.300.000, 16. Di Kabupaten Karanganyar Rp 1.420.000, 17. Di Kabupaten Wonogiri Rp 1.293.000, 18. Di Kabupaten Klaten Rp 1.400.000, 19. Kota Magelang Rp 1.341.000, 20. Di Kabupaten Magelang Rp 1.410.000, 21. Di Kabupaten Purworejo Rp 1.300.000, 22. Di Kabupaten Wonosobo Rp 1.326.000, 23. Di Kabupaten Kebumen Rp1.324.600. 24. Di Kabupaten Banyumas Rp 1.350.000 25. a. Di Kabupaten Cilacap Wilayah Kota Rp 1.608.000, b. Di Kabupaten Cilacap Wilayah Timur Rp 1.490.000, c. Di Kabupaten Cilacap Wilayah Barat Rp 1.483.000, 26. Di Kabupaten Temanggung Rp 1.313.000 27. Di Kabupaten Banjarnegara Rp1.265.00, 28. Di Kabupaten Purbalingga Rp1.377.500, 29. Di Kabupaten Batang Rp1.467.500, 30. Di Kota Pekalogan Rp1.500.000, 31. Di Kabupaten Pekalongan Rp1.463.000, 32. Di Kabupaten Pemalang Rp 1.325.000, 33. Di Kota Tegal Rp1.385.000, 34. Di Kabupaten Tegal Rp 1.373.000, 35. Di Kabupaten Brebes Rp1.310.000.
Diberdayakan oleh Blogger.