Header Ads

Waspada Curah Hujan Ekstrim di Jawa Tengah Selatan

Aisha News - Masyarakat di wilayah Jawa Tengah khususnya bagian selatan diharapkan harus waspada terutama pada saat musim penghujan sekarang ini pada bulan November 2015. Dalam catatannya Geofisika (BMKG) dan Stasiun Meteorologi Badan Meteorologi Klimatologi di Cilacap, ketika akhir pekan yang lalu sudah banyak terjadi hujan yang sangat ekstrim dengan berintensitas 130 milimeter.

Teguh Wardoyo, Kepala Kelompok Teknisi Stasiun Meteorologi BMKG Cilacap, mengungkapkan bahwa hujan yang ekstrim sekarang ini akan terjadi pada Jumat (6/11/2015).

"Pada 24 jam terakhir, bahwa intensitas hujan yang tercatat pada kisaran 41 milimeter. Kita semua telah memperkirakan curah hujan sangat tinggi yang akan terjadi pada bulan November tahun ini khususnya yang berada di wilayah Jawa tengah selatan," pungkasnya, Selasa (10/11/2015). 

Lebih lanjut, ia telah mengemukakan dengan berdasarkan prakiraan pada curah hujan bulan November mencapai kisaran 400 sampai 500 milimeter. Hal ini, ia meminta kepada pemerintah kabupaten di wilayah Jateng bagian selatan supaya waspada karena kemungkinan untuk bencana banjir dan longsor. 

"Kita meminta kepada masyarakat dan pemkab untuk mewaspadai adanya kemungkinan bencana longsor dan banjir yang akan terjadi. Karena, curah hujan yang kami diperkirakan cukup tinggi," ungkapnya.

Pada sebelumnya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di wilayah Banjarnegara telah melaporkan ada rekahan longsor terjadi pada hari Jumat sampai Minggu (6-8/11/2015) yang mencapai hingga 60 meter. Lebar pada rekahan yang mencapai satu sampai dua meter dengan kedalaman satu sampai dua meter. Hal ini menyebabkan pada kemiringan kira-kira 40 derajat.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.