Header Ads

Dzikir Qalbu Asmaul Husna Al-Mu'min

Assalamualaikum, Asmaul Husna Al-Mu'min sebenarnya dari jaman dahulu sampai sekarang ini banyak sekali orang yang mengamalkan khususnya Yaa Mu'min, namun mereka tidak merasakan manfaat atau fadilah serta khasiat dari dzikir Yaa Mu'min yang mereka amalkan. Dzikir Asmaul Husna atau dapat disebut kalimat toyyibah dalam hal ini jangan mencari fadilahnya atau juga khasiatnya. Mengamalkan hal sesuatu haruslah Ikhlas karna Allah, insya Allah fadilah atau khasiat dzikir Asmaul Husna Yaa Mu'min akan timbul dengan sendirinya. Pertolongan Allah akan segera datang secara tiba-tiba dari arah manapun jika anda benar-benar pasrah menyerahkan segala sesuatu kepada Allah. Berdzikirlah dengan kalimah Yaa Mu'min supaya mengenal serta mencari Ridhonya, insya Allah keajaiban segera datang pada saat dibutuhkan maupun datang tanpa anda sadari.

AL-MU’MIN = MAHA PEMBERI KEAMANAN
Barangsiapa sering membaca Yaa Mu’min, dengan seizin Allah, ia akan terbebas dari segala macam gangguan yang mungkin menghadangnya. Wallaahu’alam.

"ALLAH mempunyai Asmaa-Ul-Husna (nama-nama yang agung yang sesuai dengan sifat-sifat ALLAH S.W.T.), maka bermohonlah kepadaNya dengan menyebut asmaa-ul-husna itu." - (Surah Al-A'raf:180)

إِنَّ لِلَّهِ تِسْعَةً وَتِسْعِينَ اسْمًا ، مِائَةً إِلا وَاحِدَةً ، مَنْ أَحْصَاهَا دَخَلَ الْجَنَّةَ

“Sesunguhnya Allah memiliki 99 nama, seratus kurang satu, siapa yang menjaganya maka dia masuk surga.” (HR. Bukhari, no.2736, Muslim, no.2677 dan Ahmad, no.7493).

Asmaul Husna merupakan amalan yang bermanfaat dan mempunyai nilai yang tak terhingga tingginya. Katakanlah (Muhammad), "Serulah Allah atau serulah Yaa Mu'min. Dengan nama yang mana saja kamu dapat menyeru, karena Dia mempunyai nama-nama yang terbaik (Asmaul Husna)." (QS. 17/ Al-Isro': 110) "Allah memiliki Asmaul Husna, maka bermohonlah kepada-Nya dengan menyebut Asmaul Husna itu, dan tinggalkanlah orang-orang yang menyalahartikan nama-namaNya. Mereka kelak akan mendapat balasan terhadap apa yang telah mereka kerjakan." (QS. 7/ Al-A'rof: 180) Yang dimaksud dengan "orang-orang yang menyalahartikan nama-nama-Nya" adalah orang-orang yang menyembah Allah dengan menyebut nama-nama yang tidak sesuai dengan sifat-sifat keagungan Allah. Atau memakai Asmaul Husna, tetapi dengan maksud menodai nama Allah. Atau juga mempergunakan Asmaul Husna untuk nama-nama selain Allah.

Diantara keutamaan dan hikmah dzikir asmaul husna yaitu:
  1. “Qalbu berkarat karena dua hal yaitu lalai dan dosa. Dan pembersihnyapun dengan dua hal yaitu istighfar dan dzikrullah” [HR.Ibnu Ab’id dun ya Al-Baihaqi]
  2. “[yaitu] Orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tentram dengan mengingat Allah. Ingatlah hanya dengan dzikir hati menjadi tentram.” [Ar-Ra’d : 28]
  3. “ Karena itu ingatlah kepadaKu, niscaya Aku akan ingat kepadamu.. [Al-Baqarah : 152]
  4. “Maka apabila kamu telah selesai shalat, ingatlah Allah di waktu berdiri,duduk dan di kala berbaring.”[An-Nisa:103]
  5. Dijelaskan pula dalam hadits: "Sesungguhnya Allah memiliki sembilan puluh sembilan nama, yaitu seratus dikurangi satu. Barangsiapa menghafalkannya, akan masuk surga. Sesungguhnya itu witir (tidak genap). Dia menyukai witir itu." (HR. Imam Baihaqi).
Berdo’a dengan Asmaul Husna ?

Cara yang benar adalah berdoa kepada Allah dengan Asmaul Husna dan berdoa dengan nama Allah yang sesuai dengan keadaannya. Allah ta’ala berfirman:

(وَلِلَّهِ الْأَسْمَاءُ الْحُسْنَى فَادْعُوهُ بِهَا وَذَرُوا الَّذِينَ يُلْحِدُونَ فِي أَسْمَائِهِ سَيُجْزَوْنَ مَا كَانُوا يَعْمَلُونَ) (الأعراف:180) 
“Hanya milik Allah asma-ul husna, maka bermohonlah kepada-Nya dengan menyebut asma-ul husna itu dan tinggalkanlah orang-orang yang menyimpang dari kebenaran dalam (menyebut) nama-nama-Nya. Nanti mereka akan mendapat balasan terhadap apa yang telah mereka kerjakan.” (Qs. 7:180)

Ikhtitam

أَسْأَلُكَ بِكُلِّ اسْمٍ هُوَ لَكَ، سَمَّيْتَ بِهِ نَفْسَكَ، أَوْ أَنْزَلْتَهُ فِي كِتَابِكَ، أَوْ عَلَّمْتَهُ أَحَدًا مِنْ خَلْقِكَ، أَوِ اسْتَأْثَرْتَ بِهِ فِي عِلْمِ الْغَيْبِ عِنْدَكَ
“Saya meminta kepada-Mu dengan perantara semua nama-Mu, yang Engkau gunakan untuk menamakan diri-Mu, atau yang Engkau turunkan dalam kitab-Mu, atau yang Engkau ajarkan kepada seseorang diantara makhluk-Mu, atau yang Engkau simpan dalam sebagai rahasia di sisi-Mu.” (HR. Ahmad, Ibn Hibban, dan dishahihkan Syua’aib Al-Arnauth).

Catatan: Usahakan mulai dengan bacaan syahadat, Yaa Mu'min lebih baik dibuat wirid setiap hari, Asmaul Husna cocok untuk siapa saja karena Asmaul Husna Yaa Mu'min ini dapat membuka aura kewibawaan tingkat tinggi, ingat harus ikhlas, hati-hati dalam bertindak dan berucap jika sudah mengamalkan ilmu Yaa Mu'min, Wassalam.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.