Header Ads

Tips Mudah Agar Tidak Mengalami Pikun Saat Tua

Tips Mudah Agar Tidak Mengalami Pikun Saat Tua
Aisha News - Salah satu penyakit yang menyerang manusia ketika bertambah usia adalah pikun   atau dalam ilmu kedokteran dikenal dengan istilah 'Demensia' yaitu suatu penyakit  yang timbul akibat terjadinya penurunan kekuatan otot kognitif pada otak manusia.

Masyarakat Indonesia sering menganggap hal ini wajar, padahal sebenarnya penyakit  ini bisa diatasi loh apabila sewaktu mudanya kita senantiasa memperhatikan  kesehatan terutama bagian otak. Pikun/demensia adalah staidum awal dari penyakit alzheimer, akhir dari penyakit  ini adalah hilangnya semua memori/ingatan yang ada di dalam kepala kita.  gejala  awal seseorang terserang pikun adalah dengan adanya gangguan terhadapa memori  ingatan jangka pendek.

Tahap awal sesorang mulai terkena penyakit ini adalah  dengan seringnya lupa terhadap hal-hal yang sepele seperti lupa menaruh  handphone, lupa mematikan kran, lupa janji makan bersama keluarga bahkan lupa  tanggal dan hari. Ketika gejala sudah parah maka orang yang terjangkit penyakit   ini bisa lupa alamat dan lupa nama.

Tips Untuk Penyakit Pikun.
Meskipun semua orang ketika sudah tua akan mengalami kepikunan, namun tingkat dan  waktunya bisa diperlambat, sehingga bisa saja seseorang sudah berusia 100 tahun  tapi ingatannya masih kuat, berikut Tipsnya

1. Melakukan terapi.
Menurut dr. Andri, SpKJ,FAPM seorang dokter spesialis psikiatris menyatakan dalam  kuliahnya bahwa: "Terapi untuk memperlambat pikun/demensia bisa dengan obat  khusus golongan Kolinestrase inhibitor, contohnya adalah Donepzil. obat ini mampu  memperbaiki otak yang berfungsi untuk ranah kognitif, seperti berfikir dan  menyusun konsep kegiatan.


2. Terapi dengan obat antipsikotik dan antidepresan SSRI.

"Pikun yang ditimbulkan oleh gangguan perasaan dan prilaku kurang wajar seperti  BPSD harus mendapatkan penanganan yang tepat seperti terapi dengan antipsikotik  dan antidepresan SSRI. Hal ini yang banyak di lakukan oleh para psikiater ketika  menangani kasus-kasus demensia tingat lanjut" Tambah Andri.

3. Tetap Berolahraga.
Untuk memperlambat demensia/pikun sangat disarankan untuk rutin berolahraga dan  melakukan modifikasi prilaku (Menjadwalkan semua kegiatan dengan teratur) bahkan  menurut Andri dianjurkan untuk mengikuti pelatihan "toilet training" guna  memberikan rasa fresh terhadap otak.

Mari kita cegah masalah kepikunan ini dengan tiga tips diatas. kenali sekarang  juga gejalanya, lakukan pencegahan/perlambatan sehingga ketika kita nanti tua  tidak terserang penyakit alzheimer.
Diberdayakan oleh Blogger.