Header Ads

Waduh Google Harus Bayar Pajak Kepada Indonesia Sebesar Rp 437,5 Miliar

Aisha News - Setela Minggu lalu Kepala Kanwil DJP Jakarta, Muhammad Haniv melakukan pertemuan secara intensif dengan Pihak google Indonesia, dapat dipastikan bahwa Google Indonesia berbentuk Badan Usaha Tetap sehingga berkewajiban untuk membayar pajak perusahaan sebesar 25%.

Menurut Haniv, Alasan mengapa Google Indonesia berbentuk Badan Usaha Tetap adalah karena selama ini google menyimpan Servernya di Indonesia. Penegasan bentuk ini juga berlaku untuk beberapa waktu kebelakang. Untuk jumlah besarnya dana yang harus diberikan Google kepada Indonesia, berdasarkan perkiraan Haniv adalah sebesar Rp. 437,5 Miliar, Jumlah ini hasil dari perkiraan pendapatan iklan yang mencapai Rp. 5 triliun. Apabila marginnya 35% dari total pendapatan, maka laba yang diperoleh google adalah sebesar Rp. 1,75 triliun. Jadi dengan pajak 25% yang harus dibayar Google Indonesia adalah sebesar Rp. 437,5 miliar.

Jumlah Pendapatan iklan Google Indonesia
Berdasarkan hasil perhitungan Ditjen  Pajak, Iklan Internet yang ada di Indonesia adalah sebesar Rp. 11 Triliun, Sumber terbesar adalah google yang diperkirakan mencapai hampir setengahnya. Namun yang di bayar oleh Google Indonesia hanya 4% nya saja. Selain hanya membayar yang tidak seharusnya, Google juga telah berkilah pada bulan Agustus kemarin dengan mengatakan bahwa google tidak harus memiliki badan usaha tetap di Indonesia sehingga tidak kenai pajak.

Sampai sejauh ini, Pihak google sudah mengkonfirmasi isu terkait kenakalannya dalam membayar lewat juru bicaranya, Jason Tedjasukmana, ia mengatakan bahwa: "Google terus bekerjasama dengan pihak yang berwajib dan melakukan pembayaran sebagimana yang terdapat dalam peraturan pemerintah."

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.