Penjualan iPhone Berkurang Karena Apple Terancam Bangkrut

0
26
Penjualan iPhone Berkurang Karena Apple Terancam Bangkrut

Teknologi (Aisha.co.id) Sekarang perusahaan produsen smartphone terkenal iPhone, Apple sedang mengalami yang namanya kemunduran atau kelesuan dalam penjualan. Hal itu membuat CEO Apple harus memberikan surat pemberitahuan kepada para investor mengenai penurunan penjualan yang dampaknya menurunnya keuntungan atau laba bagi investornya. Rencana target penjualan iPhone tahun 2019 direvisi kembali menjadi lebih kecil.

Pihak Apple tidak tinggal diam. Berbagai upaya telah dilakukan untuk meningkatkan laba dan penjualan. Namun belum memberikan hasil yang baik. Salah satunya karena faktor eksternal. Dimana situasi ekonomi dunia yang belum membaik. Akan tetapi sebagian orang menduga keterpurukan Apple disebabkan harga iPhone yang terlalu mahal. Sehingga kurang diminati para pembeli khususnya di tingkat kelas menengah ke atas.

Perlu kita ketahui, di tengah menjamurnya berbagai smartphone berkualitas terbaik dengan harga murah. Justeru pihak Apple bertahan dengan menjual Iphone dengan harga sangat mahal. Hal ini membuat pembelian iPhone hanya khusus orang-orang kaya. Sedangkan dari segi software dan hardware hampir sama dengan ponsel di kelasnya buatan pabrikan Samsung, Huawei, Oppo dan lain sebagainya.

Bahkan berdasarkan analisa di lapangan harga iPhone setiap tahun mengalami peningkatan. Salah satu contoh produk Apple terbaru adalah iPhone XR yang harganya lebih mahal ketimbang iPhone 8 yang rilis di tahun 2017. Lalu apa yang dapat dibanggakan dan menjadi nilai lebih dari Produk Apple dalam soal harga? Tidak ada sama sekali. Alih-alih harga iphone yang tetap justeru terus meningkat. Berbeda dengan pabrikan ponsel pintar yang lain seperti Oppo, Samsung, Huawei, Honor dll yang terus menerus memproduksi smartphone terbaru dengan harga yang lebih bervariasi dari termurah sampai paling mahal.

Penjualan iPhone Turun Drastis Karena Apple Terancam Bangkrut

Untuk produk smartphone iPhone XS Max 512 GB tak tanggung-tanggung, pihak Apple menjualnya di pasaran dengan harga Rp 30 juta. Yang menjadikannya sebagai ponsel termahal di dunia saat ini. Hal ini menimbulkan citra Apple sebagai produsen smartphone terbaik dengan harga yang selangit. Jauh dengan pabrikan ponsel cerdas lain yang menjual smartphone dengan harga bervariasi dari paling murah sampai paling mahal.

Bagi orang yang berpenghasilan besar yang kebanyakan berada di Amerika Serikat dan Uni Eropa pastinya tidak keberatan dengan harga iPhone yang mahal. Hal ini berbeda dengan pasar luar negeri seperti Indonesia, China dan negara lainnya yang mayoritas penduduknya masih memiliki keuangan terbatas. Inilah yang menjadi tantangan Apple untuk menurunkan harga jual iPhonenya. Sehingga bisa dirasakan masyarakat kelas atas hingga kelas menengah.

Alasan lain yang membuat penurunan iPhone di level global menutut Tim Cook sebagai CEO Apple adalah adanya perang dagang yang terus berlanjut antara China dan Amerika Serikat. Yang membuat penjualan iPhone di Tiongkok menurun drastis. Didukung oleh kondisi ekonomi di Tiongkok sedang melambat tajam. Bahkan sebagian perusahaan di China menganjurkan kepada para pegawainya untuk tidak menggunakan produk iPhone.

Pendek kata yang membuat penurunan penjualan iPhone dan omset perusahaan Apple adalah daya saing yang lemah dari Apple itu sendiri. Karena harga yang selangit dengan kualitas produk yang itu-itu saja. Apple kalah dari pesaingnya seperti Oppo, Samsung, dan Huawei yang terus menerus berinovasi dengan menghadirkan fitur dan teknologi terbaru. Dan harga jual ponsel pintarnya sangat terjangkau bagi semua kalangan.

Salah satu produk pesaing berat iPhone adalah Huawei Mate dan Huawei Seri P yang harganya jauh lebih murah ketimbang iPhone padahal dengan spesifikasi yang sama. Inilah yang dicoba untuk dikaji lebih dalam oleh pihak Apple mengingat harga iPhone yang terus naik setiap tahun. Contohnya dari tahun 2018 harga iPhone sekitar 618 dolar AS. Namun di tahun 2019 menjadi rata-rata 793 dolar AS.***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here